Kolaborasi erat dengan industri juga menjadi kekuatan utama. BINUS menggandeng berbagai jaringan hospitality global seperti ARTOTEL Group, Mandarin Oriental Hotel Group, JW Marriott, InterContinental Hotels Group, Pullman Hotels and Resorts, hingga Hyatt Hotels Corporation. Kemitraan ini membuka akses real project, mentoring praktisi, serta program magang lintas sektor.
COO ARTOTEL Group, Eduard Rudolf Pangkerego menilai kebutuhan industri kini semakin kompleks. “Hospitality hari ini membutuhkan profesional yang tidak hanya memahami service, tetapi juga bisnis, teknologi, dan sustainability. Talenta dengan perspektif ini akan jauh lebih siap menghadapi dinamika industri,” ungkapnya.
Pandangan serupa disampaikan Vice President Indonesian Hotel General Manager Association, Garna Sobhara Swara. “Kami membutuhkan talenta yang bukan hanya terampil, tapi juga punya passion. Lulusan BINUS menghadirkan keduanya dan itu yang membuat mereka punya nilai lebih di industri hospitality,” ujarnya.
Dari sisi alumni, salah satu perwakilan menyebutkan bahwa pendidikan di BINUS tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga membentuk pola pikir kewirausahaan. “Yang kami pelajari bukan hanya operasional, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir strategis dan entrepreneurial dalam melihat peluang di industri hospitality,” katanya singkat.
