Sebagai bank dengan fokus pemberdayaan UMKM, Bank Rakyat Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menyalurkan pembiayaan produktif melalui KUR. Hingga April 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia. Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor produksi dengan porsi mencapai 66,47%, meliputi pertanian, perikanan, dan industri pengolahan.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan bahwa BRI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di berbagai sektor produktif.
“BRI terus berkomitmen memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM agar mampu tumbuh lebih kuat dan naik kelas. Melalui dukungan pada program Akad Massal KUR ini, kami berharap para pelaku usaha, khususnya di sektor ekonomi kreatif, dapat meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Akhmad.
Akhmad Purwakajaya menambahkan bahwa KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.
