“Partisipasi Casa Grata dalam FHA mencerminkan bagaimana UMKM binaan BRI mampu berkembang dan menunjukkan daya saingnya di pasar internasional. Melalui proses kurasi dan pemberdayaan yang terstruktur, BRI memastikan pelaku usaha tidak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga kesiapan bisnis yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pasar global. Ke depan, BRI akan terus mendorong lebih banyak UMKM untuk mengikuti jejak serupa dan memperluas kontribusinya dalam rantai pasok global,” ungkapnya.
Pada kesempatan terpisah, Co-founder dan CEO Casa Grata Jane Tanuwijaya mengungkapkan bahwa bisnis ini berangkat dari kebutuhan akan camilan yang lebih sehat, sekaligus melihat potensi bahan baku lokal Indonesia yang belum banyak dimanfaatkan secara optimal.
“Di awal perjalanan, konsep seperti gluten-free, vegan, dan healthy snack masih belum familiar di Indonesia. Banyak orang masih memiliki persepsi bahwa makanan sehat itu tidak enak, hambar, dan tidak memuaskan. Jadi tantangan kami bukan hanya menjual produk, tapi juga mengedukasi pasar dan perlahan mengubah mindset tersebut,” ujarnya.
