Prioritas distribusi air bersih ini, lanjut Abdul, diberikan kepada 299 KK atau 1.195 jiwa di Dusun Ndanondere dan Dusun Rasabou yang mengalami kesulitan mendapat air bersih setelah mesin pompa air selama ini dipakai mengalami kerusakan.
“Sebanyak 4 rit atau sekitar 20.000 liter air bersih telah disalurkan untuk warga terdampak,” katanya.
Selain pendistribusian air bersih, BPBD Kabupaten Bima juga melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait sosialisasi kesiapsiagaan terhadap potensi bencana pada masa peralihan musim, serta melakukan diseminasi informasi kepada masyarakat terkait potensi bencana untuk ke depan.
Sebelumnya, di daerah lain, peristiwa karhutla terjadi di Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhoksemawe, Aceh, Senin (25/5). Titik api dilaporkan terdeteksi sekitar pukul 21.05. Petugas gabungan terdiri dari Damkar BPBD Regu B Kota Lhokseumawe, Tim Reaksi Cepat, TNI-Polri, relawan dan masyarakat sudah bergerak ke lokasi kejadian.
Dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mempercepat melakukan pemadaman dan pendinginan lahan terbakar. Jerih payah dan seluruh upaya petugas gabungan berhasil memadamkan api, namun setidaknya dua hektare lahan habis terbakar. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
