“Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, khususnya masyarakat Jember, ini jadi pembelajaran bagi hidup saya,” tandasnya.
Insiden memalukan itu terjadi pada Senin (11/5), saat Komisi D menggelar rapat membahas anggaran serta isu kesehatan.
Alih-alih fokus pada hajat hidup orang banyak, Syahri justru kedapatan asyik main game di ponselnya sembari mengepulkan asap rokok di dalam ruang rapat.
Sementara itu, Partai Gerindra melalui Mahkamah Kehormatan Partai tengah menyiapkan pemeriksaan terhadap Syahri. Sidang etik dijadwalkan berlangsung pada Jumat (15/5). (far)
