Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut tidak hanya berdampak pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup ramah lingkungan di Indonesia.
“Kontribusi ASDP dalam menghadirkan UMKM pada Inabuyer 2026 mencerminkan dukungan nyata perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas UMKM, sekaligus mendukung SDG 13 Aksi Iklim dan SDG 14 Konservasi Kehidupan Bawah Air melalui pengurangan limbah plastik dan pencegahan pencemaran lingkungan,” jelas Windy.
Melalui berbagai inovasi dan kolaborasi berkelanjutan, ASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (irm)
