Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Duh..Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga-Harga Terancam Naik
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Duh..Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga-Harga Terancam Naik
EkonomiHeadline

Duh..Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga-Harga Terancam Naik

Bambang
Bambang Published 16 May 2026, 19:03
Share
4 Min Read
ilustrasi dollar dan rupiah. shutterstock e1653018648523
SHARE

“Dunia usaha mulai menjerit karena biaya bahan baku impor dan logistik ikut melonjak,” kata Sarman.

Menurut dia, bila rupiah terus melemah, pelaku usaha terpaksa menaikkan harga jual produk. Kondisi itu berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus memicu inflasi.

Situasi paling berat dirasakan pelaku UMKM. Sebab, kenaikan harga produk berisiko menurunkan penjualan di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Saat ini, banyak pelaku usaha mulai mencari strategi efisiensi, mulai dari beralih ke bahan baku lokal hingga mengurangi ukuran produk tanpa menaikkan harga jual.

“Kalau pelemahan rupiah berlangsung lama, omzet usaha bisa makin tertekan dan berujung pada pengurangan tenaga kerja,” ujarnya.

Ia pun meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan rupiah dan mencegah potensi gelombang PHK.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berbeda dengan krisis 1998 karena fundamental ekonomi nasional dinilai masih cukup kuat.

Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Harga-Harga Terancam Naik, Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20260516 WA0073 Foolad Sirjan Pastikan Tiket Final AVC Men’s 2026
Next Article IMG 20260516 WA0093 Juara Bertahan High School Basketball Championship Berpeluang Kembali Wakili Indonesia di Kejuaraan Asia Pasifik

TERPOPULER

TERPOPULER
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi. Foto: Yudha Krastawan/ipol.id
Hukum

Pidsus Kejagung Belum Tindak Lanjuti Perkara Aspidum Kejati Sumsel

Jabodetabek
Bangun Kesadaran Kritis Remaja di Era Digital, Dosen Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Pamulang gelar PKM Literasi Iklan Anti-Impulse Buying di SMK Puspita Husada
16 May 2026, 10:53
Olahraga
Foolad Sirjan Pastikan Tiket Final AVC Men’s 2026
16 May 2026, 18:07
Hukum
Diperiksa KPK, Pihak Swasta Dicecar Soal Pemberian Uang ke Pihak PN Depok
16 May 2026, 10:39
Jakarta Raya
CFD Rasuna Said Dievaluasi, Pemprov Pastikan Ditunda Hingga Juni
16 May 2026, 13:09
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?