Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan Kementerian Pertanian RI menegaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis global dengan kontribusi besar terhadap pasokan minyak nabati dunia. Indonesia dan Malaysia secara bersama menyumbang sekitar 80 hingga 85 persen produksi minyak sawit dunia, sehingga sinergi kedua negara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan global.
Melalui dukungan BPDP dan keterlibatan berbagai pihak, HASI 2026 diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang aplikatif, sekaligus mendorong transformasi industri kelapa sawit menuju sistem yang lebih efisien, modern, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta regulasi global. (bam)
