Sesaat setelah terjadi erupsi, BNPB bersama Badan Geologi dan PVMBG telah melakukan koordinasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara.
Berdasarkan hasil komunikasi sementara Badan Geologi telah melakukan pemantauan secara konsisten terhadap aktivitas vulkanik Gunung Dukono dan rutin menyampaikan peringatan dini kepada pihak terkait mengenai peningkatan aktivitas gunung api tersebut.
Menindaklanjuti peringatan tersebut, Kementerian Pariwisata dilaporkan telah mengeluarkan surat penutupan kawasan pendakian Gunung Dukono guna mengantisipasi risiko terhadap keselamatan wisatawan dan masyarakat di sekitar kawasan gunung.
Di sisi lain, berdasar informasi sementara diperoleh dari koordinasi bersama lintas instansi, termasuk Basarnas, terdapat laporan adanya dua wisatawan diduga meninggal dunia akibat insiden di kawasan Gunung Dukono. Namun demikian, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh Basarnas dan pihak terkait.
Dari hasil diskusi sementara antarinstansi, terdapat dugaan adanya kelalaian dari pegiat wisata atau pihak yang tetap melakukan aktivitas pendakian meski telah terdapat pemberitahuan penutupan kawasan wisata pendakian Gunung Dukono. Pemerintah terus melakukan pendalaman informasi untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
