Namun, faksi lain masih mencoba menahan diri dan meminta Trump memberikan satu kesempatan diplomatik terakhir sebelum mengerahkan militer.
Lingkaran dekat Trump juga menyoroti peran Pakistan sebagai mediator komunikasi dengan Iran. Mereka disebut ingin Islamabad lebih tegas dalam menyampaikan pesan ketidakpuasan Trump kepada Teheran.
Beberapa pejabat Washington bahkan meragukan apakah Pakistan benar-benar menyampaikan tekanan AS secara langsung seperti yang selama ini disampaikan Trump di depan publik.
Ada pula kekhawatiran bahwa Pakistan memberikan gambaran yang terlalu positif mengenai posisi Iran kepada Amerika Serikat.
Seorang pejabat regional menyebutkan bahwa negara-negara di kawasan saat ini sedang bekerja keras untuk memberi peringatan kepada Teheran bahwa Trump sudah berada di puncak frustrasi.
“Ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka (Iran) untuk terlibat secara serius dalam diplomasi, tetapi tampaknya Iran tidak mendengarkan atau menganggap serius siapa pun,” kata pejabat tersebut. (far)
