Menurutnya, negara memiliki kewajiban hadir membantu masyarakat, termasuk dalam momentum keagamaan seperti Idul Adha.
Ia menilai program bantuan sapi kurban justru memperluas manfaat perayaan Idul Adha bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Jangan dibangun opini seolah negara tidak boleh hadir membantu rakyat. Justru melalui program seperti ini, negara memastikan manfaat Idul Adha dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan,” ucap dia.
Program tersebut juga disebut memberi efek ekonomi bagi peternak lokal karena seluruh sapi yang dibeli berasal dari peternakan dalam negeri.
“Selain membantu masyarakat penerima kurban, program ini juga menggerakkan ekonomi peternak lokal, memperkuat sektor peternakan nasional, dan mendorong perputaran ekonomi daerah,” katanya.
“Yang terpenting adalah rakyat menerima manfaat, program berjalan sesuai aturan negara, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Jangan semua hal dipolitisasi hanya untuk membangun opini negatif,” tandasnya.
Sebelumnya, Kementerian Sekretariat Negara mengumumkan bahwa Prabowo menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah.
