Pembagian drawing dilakukan menggunakan dua pot berbeda. Pot 1 diisi para juara provinsi, sementara Pot 2 berisi tim peringkat kedua, ketiga, dan seterusnya dari masing-masing provinsi. Skema tersebut membuat persebaran kekuatan dinilai lebih merata dan kompetitif sejak fase awal.
Persaingan menarik langsung tersaji di sejumlah grup. Grup H misalnya akan mempertemukan Mataram Utama FC, PSP Padang, ASIOP, dan Persenga Nganjuk di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Sementara Grup J yang bermain di Stadion Sriwedari, Surakarta, menghadirkan duel lintas daerah antara Wamena United FC, Porsiba FC Tanjung Enim, PSJS Jakarta Selatan, serta Triple’s Kediri.
Selain itu, sejumlah venue bersejarah dan representatif juga dipastikan menjadi tuan rumah babak 64 besar. Beberapa di antaranya adalah Stadion Benteng Reborn, Stadion Sultan Agung, Stadion Gelora Satria, Stadion Sriwedari, hingga Stadion Gelora Ratu Pemelingan, Kabupaten Pamekasan.
Legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono, juga turut terlibat langsung dalam proses drawing. Kehadirannya menambah nuansa spesial dalam pengundian sekaligus menjadi simbol dukungan terhadap pembinaan sepak bola nasional dari level akar rumput.
