Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Indonesia Gelar Simulasi Kedaruratan Nuklir
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Indonesia Gelar Simulasi Kedaruratan Nuklir
Nasional

Indonesia Gelar Simulasi Kedaruratan Nuklir

Iqbal
Iqbal Published 22 May 2026, 18:52
Share
4 Min Read
darurat nuklir
SHARE

IPOL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Simulasi Gabungan Kedaruratan Nuklir di Kawasan Sains, Teknologi, dan Edukasi (KSTE) Achmad Baiquni Babarsari Yogyakarta, Kamis (21/5/2026).

Simulasi tersebut sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel, pengamanan fasilitas riset, serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.

Simulasi melibatkan unsur keamanan kawasan, pemadam kebakaran, tenaga kesehatan, hingga tim penanganan bahan nuklir BRIN. Didukung Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman, RSUP Dr. Sardjito, Polres Sleman, Kodim Sleman, Basarnas DIY, dan Lanal Yogyakarta.

Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian mengatakan, latihan kedaruratan terpadu menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan dan keamanan di kawasan riset BRIN.

Baca Juga

ILUSRASI IDUL ADHA ISTCOK
Sah, Lebaran Haji Kompakan di Indonesia: Kemenag Sebut Idul Adha 1447 H Tanggal 27 Mei 2026
Konflik di Timur Tengah, Prabowo: Banyak Negara Minta Pupuk dan Beras dari Indonesia
Indonesia Siap Bersaing ke Piala Asia FIBA 2029 dari Grup C di Babak Pra-Kualifikasi

“Latihan seperti ini harus dilakukan sesering mungkin untuk meningkatkan kemahiran personel. Memeriksa kesiapan peralatan, dan memastikan prosedur operasi berjalan dengan baik,” ujar Amarulla.

Ia menegaskan, dalam situasi kedaruratan, penyelamatan manusia harus berjalan beriringan dengan penyelamatan hasil-hasil riset yang memiliki nilai strategis.

“Jika terjadi kebakaran atau bencana lainnya, penyelamatan dokumen, sampel penelitian, laptop, dan hasil-hasil riset juga harus dilakukan. Jangan sampai hasil riset hilang karena tidak ada prosedur penyelamatan yang baik,” jelasnya.

Menurut Amarulla, simulasi juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarinstansi, mulai dari aparat keamanan, pemadam kebakaran, rumah sakit, hingga pemerintah daerah, agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.

“Latihan berkala diperlukan untuk memastikan kesiapan personel, kelayakan peralatan, dan efektivitas prosedur operasi standar. Termasuk dalam menghadapi potensi ancaman terhadap fasilitas riset dan teknologi nuklir,” tegasnya.

Simulasi dirancang dalam empat tahap penanganan kedaruratan yang saling terintegrasi, yakni penanganan demonstrasi, penanganan kebakaran, penanganan pencurian zat radioaktif, dan penanganan korban radiasi. Seluruh tahapan dilakukan untuk menguji kesiapan sumber daya manusia, peralatan, serta prosedur operasi standar di kawasan riset.

Tahap pertama dimulai dengan simulasi demonstrasi mahasiswa Politeknik Teknologi Nuklir di KSTE Achmad Baiquni BRIN Yogyakarta. Situasi memanas ketika proses negosiasi gagal dilakukan sehingga Tim Penindakan Huru-Hara (PHH) diterjunkan untuk mengendalikan massa. Kondisi yang semakin tidak terkendali membuat tim PHH cadangan dikerahkan guna memperkuat pengamanan kawasan.

Pada tahap kedua, simulasi berkembang menjadi penanganan kebakaran. Dalam skenario tersebut, penyusup memanfaatkan situasi kericuhan untuk memicu kebakaran di Gedung Manajemen Kawasan. Alarm kebakaran dibunyikan dan seluruh civitas kawasan segera melakukan evakuasi mandiri menuju titik aman. Tim pemadam internal kawasan bergerak menggunakan APAR dan hidran, namun karena api terus membesar, bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.

Tahap ketiga adalah simulasi penanganan pencurian zat radioaktif. Dalam kondisi kawasan yang kacau akibat kebakaran, pelaku pencurian memanfaatkan situasi untuk mengambil bahan nuklir di area terdampak. Petugas keamanan kawasan segera melakukan pengejaran hingga terjadi perkelahian antara pelaku dan petugas keamanan. Koordinasi dengan pihak kepolisian dilakukan untuk mengamankan pelaku dan menyerahkannya kepada Polres guna proses hukum lebih lanjut.

Tahap terakhir merupakan penanganan korban radiasi dan cedera akibat pecahnya bahan nuklir yang dicuri. Tim Penanggulangan dan Penanganan Kedaruratan Radiologi (P2KR) melakukan investigasi, pemasangan perimeter pengamanan, dekontaminasi awal, serta evakuasi korban yang mengalami kontaminasi ringan dan cedera patah tulang ke rumah sakit rujukan menggunakan ambulans.

Simulasi kedaruratan gabungan tersebut menjadi bagian dari komitmen BRIN dalam meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana dan gangguan keamanan di kawasan riset, sekaligus memperkuat sistem keselamatan dan keamanan nasional berbasis riset dan inovasi. (ahmad)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Indonesia, Kedaruratan Nuklir, simulasi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article BPJS melakukan sosialisasi pada mitra pekerja Favehotel Cililitan Jakarta. Foto: Dok Humas Pekerja Favehotel Cililitan Dapat Edukasi KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan
Next Article uru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif Data BPS Jadi Bukti Telak Manufaktur Indonesia Masih Jadi Motor Ekonomi

TERPOPULER

TERPOPULER
Discovery SCBD Jakarta jadi tuan rumah perayaan Hari Teh Internasional 2026. Foto: Ist
Ekonomi

Discovery SCBD Jakarta Bangga Jadi Tuan Rumah Perayaan Hari Teh Internasional 2026, Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia–Tiongkok

HeadlineJabodetabek
Viral Penumpang JakLingko Ditampar dan Ditendang OTK di Ulujami, Pelaku Diduga ODGJ
22 May 2026, 13:20
Nasional
Fahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045
22 May 2026, 07:41
Ekonomi
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Telkomsel Perkuat Coverage Pekerja Informal melalui “Jamsostek Poin”
22 May 2026, 21:01
Kriminal
Buron 2 Bulan, 4 Pelaku Pengeroyokan di Cilandak Diringkus Polisi
22 May 2026, 09:13
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?