“Yang inti kita kejar dalam tiga hari. Hari Senin lalu lintas sudah clear, sudah tidak macet lagi,” katanya.
Pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak malam sebelumnya dengan pemasangan empat unit box culvert sepanjang empat meter. Setelah itu, petugas melanjutkan tahapan pemadatan tanah dan pengecoran jalan.
Meski demikian, proses pengerjaan menghadapi tantangan berupa tingginya volume kendaraan yang melintas di sekitar lokasi. Santo menyebut pekerjaan akan lebih cepat selesai apabila akses jalan dapat ditutup secara total selama proses perbaikan berlangsung.
Selain memperbaiki saluran yang amblas, Sudin SDA Jakarta Selatan juga berkoordinasi dengan pemilik utilitas terkait, termasuk tiang dan jaringan kabel yang terdampak pekerjaan. Perbaikan fondasi utilitas akan dilakukan setelah pemasangan turap selesai.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihaknya berencana melakukan inspeksi terhadap saluran-saluran lama yang berada di bawah jalan, khususnya saluran melintang atau crossing.
“Memang harus ada pengecekan kembali karena banyak crossing yang usianya mungkin sudah lebih dari 25 tahun,” ujar Santo.
