IPOL.ID– Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita mempertanyakan efektivitas program sosial PT Freeport Indonesia yang disebut belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara kolektif meski telah berjalan puluhan tahun. Pernyataan itu disampaikannya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI dengan Direktur Utama PT Freeport Indonesia dan PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Mengawali pandangannya, Freeport telah memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat Papua, mulai dari program pelayanan kesehatan, ribuan beasiswa pendidikan, hingga pengembangan ekonomi lokal. Walaupun begitu, ungkapnya, pertanyaan besar yang belum terjawab hingga hari ini berupa mengapa rangkaian program tersebut belum mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat secara kolektif.
“Yang menjadi big question kami sampai dengan hari ini, Pak, kenapa program-program tersebut belum bisa meningkatkan kesejahteraan secara kolektif,” kata Ratna.
