Maka dari itu, ia menyampaikan isu ini menjadi tantangan yang menurutnya mampu dijawab manajemen Freeport. “Ini adalah sebuah challenge untuk PT Freeport, tapi Pak Dirut beserta dengan jajarannya, mampu. Kita bangun sama-sama lah, Pak,” tandas Ratna.
Sebagai informasi, PT Freeport Indonesia melaporkan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika mencapai 91,16% dan Produk Domestik Bruto (PDB) Provinsi Papua Tengah sebesar 77,2%. Perusahaan juga mencatat realisasi reklamasi dan rehabilitasi lahan hingga April 2026 seluas 616 hektare di area Grasberg, 2.130 hektare reklamasi mangrove, dan 3.913 hektare rehabilitasi DAS di Jayapura, dari total komitmen penanaman mangrove seluas 10.000 hektare hingga tahun-tahun mendatang. (Tim Redaksi)
