“Kami tidak ragu-ragu Banten-Lampung menyelenggarakan PON XXIII/2032,” tegas Suwarno berharap waktu 6 tahun yang tersisa dapat dimanfaatkan untuk menyempurnakan persiapan.
Setelah sidang Musornaslub resmi ditutup, Ketum KONI Pusat meluncurkan database Atlet Indonesia Bernama ‘Megaku: Digital Sport Ecosystem’ yang dipersembahkan bidang Pusat Pengumpulan dan Pengolahan Data (Pulahta) KONI Pusat. “Kita butuh data atlet, yang menjelaskan perjalanan mereka dari akar rumput hingga menjadi atlet elite Indonesia,” terang Marciano.
Pentupan Rangkaian Rakernas dan Musornaslub KONI 2026
Sebelum resmi menutup Rakernas dan Musornaslub KONI 2026, Ketum KONI Pusat secara simbolis menerima pataka PB. ORADO sebagai anggota KONI Pusat yang ke-82.
“Alhamdulillah sepanjang hari ini sejak Rakernas dibuka Wamenpora Bapak Taufik Hidayat, seluruh agenda berjalan dengan baik,” kata Ketum KONI Pusat.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada KONI Banten dan KONI Lampung yang telah melalui proses panjang dan mendapatkan persetujuan seluruh anggota KONI Pusat untuk menjadi tuan rumah PON XXIII/2032,” lanjut Marciano.
