“Governance ini memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan pembangunan tidak hanya berjalan cepat, tapi juga tepat, adil, dan berkelanjutan. Jadi artinya pembangunan itu harus dijalankan melalui proses yang berintegritas, yang akuntabel, dan transparan,” kata Sophia Wattimena pada kuliah umum yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat.
Sophia juga menegaskan bahwa penguatan integritas perlu dimulai sejak dini agar generasi muda tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi proses pengambilan keputusan di masa depan.
“Jadi bahasa gaulnya ini nggak cuma pintar aja, tapi karakternya kuat, integritasnya kuat. Jadi pada saat nanti dihadapkan pada proses pengambilan keputusan, integritas ini turut berperan,” ujar Sophia.
Dalam paparannya, Sophia menjelaskan bahwa penerapan tata kelola di sektor jasa keuangan menjadi semakin penting mengingat kompleksitas risiko global dan besarnya eksposur industri jasa keuangan yang diawasi OJK. Saat ini, total aset sektor jasa keuangan yang berada dalam pengawasan OJK mencapai sekitar Rp30 ribu triliun.
