PBPI menyadari bahwa olahraga padel di Indonesia masih tergolong baru, berkembang sejak tahun 2021. Oleh karena itu, kolaborasi dengan tenaga ahli internasional menjadi langkah penting untuk mempercepat proses pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet Indonesia di kancah global.
Dalam paparannya, Ketua Umum PBPI juga menyampaikan bahwa Seleksi Nasional (Seleknas) akan dimulai pada 25–26 Mei 2026 di Yogyakarta, dan berlanjut di Jakarta hingga 30 Juni 2026. Daftar atlet terpilih (shortlist) direncanakan akan diumumkan pada awal Juli, dengan seluruh program pelatihan dirancang langsung oleh Ari Moya dan Denise Hoefer.
Selain itu, PBPI juga berencana untuk membuka program pelatihan nasional bagi pelatih dan wasit guna memastikan standarisasi yang lebih baik di seluruh Indonesia. Ke depan, PBPI akan menerapkan regulasi yang mewajibkan pelatih, wasit, dan klub untuk memiliki lisensi resmi yang sesuai dengan standar nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Denise Hoefer menyampaikan,
“We are excited to be here. Thank you to the federation, to Galih and Mochtar, for the trust, and to Marrel for the incredible tournament. We are here to bring our knowledge, our passion, and our heart into this sport, to make your country a powerhouse of padel in Asia. We are here not only for the national team, but also for local players, grassroots development, and the youth. Let’s create something incredible here together.”
