Namun, kendati mudah ditanam dalam pot, merawat pohon cabai tidak selalu mudah. Jikq tidak mengetahui caranya, tanaman cabai bisa sulit berbuah, layu dan mati hingga terserang hama.
Banyak orang mencoba dengan micin sebagai pupuk alami guna menyuburkan tanaman. Tetapi ternyata, ada cara yang lebih alami, murah, dan ramah lingkungan, yaitu menggunakan dua jenis ampas dapur.
Dalam merawat pohon cabai agar tumbuh kuat dan berbuah lebat. Ipol membagikan bahan untuk dipakai saat menanam pohon cabai dan merawatnya.
Caranya, dengan menggunakan sisa ampas dapur seperti cangkang kulit telur ayam kampung, telur ayam negeri maupun cangkang telur bebek dan kulit bawang merah.
Cangkang telur dapat diremas hingga hancur terlebih dahulu kemudian disebar langsung di atas media tanam pohon cabai bersamaan dengan sejumlah kulit bawang merah.
Sehingga dalam prosesnya kedua ampas dapur itu akan bercampur melebur ke dalam media tanam sebagai nutrisi bagi pohon cabai. Ampas kulit telur dan kulit bawang merah dapat ditaburkan setiap dua minggu sekali di sekitar pohon untuk membantu pembentukan buah dan menguatkan batang.
