Tak lama berselang, KRL lain yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur akibat insiden tersebut tertabrak KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah Jakarta, sehingga memicu kecelakaan beruntun.
Perusahaan taksi Green SM Indonesia sudah buka suara soal satu unit kendaraannya yang terlibat dalam insiden kecelakaan kereta di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4).
Dalam pernyataannya di Instagram @id.greensm, perusahaan taksi listrik tersebut menyatakan menaruh perhatian penuh pada insiden di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas.
“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang, serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” demikian pernyataan resmi Green SM Indonesia.
Green SM Indonesia pun menyatakan akan berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan dan meningkatkan layanan secara berkelanjutan.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” demikian pernyataan itu. (bam)
