Marciano juga menyoroti sukses penyelenggaraan PON Bela Diri I Tahun 2025 di Kudus yang mempertandingkan 10 cabang olahraga bela diri.
Ajang tersebut digelar berkat kerja sama KONI Pusat, KONI Provinsi, induk cabang olahraga serta dukungan pihak swasta.
Ke depan, KONI Pusat akan mempersiapkan sejumlah agenda strategis lain, seperti PON Pantai 2026 bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PON Bela Diri 2026 di Sulawesi Utara.
Selain fokus pada pembinaan dan kompetisi nasional, KONI juga terus memperkuat diplomasi olahraga dengan negara sahabat.
Marciano menjelaskan bahwa KONI telah mendukung pelatihan atlet petanque Timor Leste di kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA) serta pelatihan atlet voli Body Guard Headquarter (BHQ) Kamboja.
Salah satu agenda besar yang menjadi fokus KONI adalah persiapan PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan beberapa venue di DKI Jakarta.
Menurut Marciano, PON XXII/2028 diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan dan prestasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sport industry dan sport tourism.
