Panitia memilih memakai daun pisang sebagai pembungkus daging sebelum dibagikan ke warga sekitar.
Langkah itu diambil sebagai bentuk inisiatif mengurangi penggunaan plastik sekaligus menyesuaikan kondisi harga plastik yang tengah naik.
“Kalau kita lihat sekarang harga plastik memang lagi melambung tinggi, makanya kita cari inisiatif pakai daun pisang. Selain untuk mengurangi sampah plastik sesuai program pemerintah Jakarta,” kata Faqih.
Tokoh masyarakat Ancol yang juga Ketua LMK Ancol, Komarudin menilai kegiatan kurban yang dilakukan JJU memberi dampak positif bagi warga sekitar.
Menurut dia, pembagian daging kurban sangat membantu masyarakat yang saat ini sedang menghadapi tekanan ekonomi.
“Menurut saya sangat positif sekali, karena membantu masyarakat yang tidak mampu untuk bisa merasakan daging kurban. Apalagi kondisi ekonomi sekarang lagi turun, mudah-mudahan ini sangat membantu warga,” ujar Komarudin.
Dia pun mengapresiasi penggunaan daun pisang sebagai pembungkus daging kurban karena dinilai sejalan dengan upaya pemerintah menekan sampah plastik di Jakarta.
