Lebih dari sekadar pertunjukan, panggung dihadirkan merupakan gabungan dari konser-konser sebelumnya, menjadikannya bukan hanya megah, tetapi juga menyimpan cerita yang begitu bermakna.
Sentuhan baru dari tata visual, pencahayaan, dan desain artistik tersebut memperkuat pengalaman storytelling dalam setiap segmennya.
Konser yang menggunakan pendekatan “mirroring visual” dengan layar reflektif dan inverted projection, konser ini menggabungkan elemen dari konser-konser Afgan sebelumnya sehingga menciptakan pengalaman visual lebih imersif dan tanpa batas. (Joesvicar Iqbal)

