4. Jangan pernah membagikan OTP atau data pribadi sensitif
Penyalur kurban yang resmi tidak akan meminta kode OTP maupun informasi pribadi yang bersifat rahasia.
Selain itu, VIDA juga mengingatkan bahwa risiko penipuan tidak hanya mengintai pembeli, tetapi juga penyedia layanan kurban. Karena itu, penyedia kurban perlu lebih teliti dalam memverifikasi setiap bukti pembayaran dan memastikan dana benar-benar telah masuk ke rekening sebelum transaksi diproses.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat dalam beraktivitas digital, khususnya di momen dengan aktivitas digital meningkat seperti Iduladha, VIDA turut menghadirkan ID FraudShield, solusi keamanan terbaru dengan perlindungan berlapis menggabungkan biometric intelligence, device intelligence, dan deteksi fraud dalam satu integrasi.
Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi pola penipuan secara lebih menyeluruh, termasuk ketika pelaku telah memperoleh foto identitas, kode OTP, hingga mengambil alih perangkat pengguna.
“Modus penipuan digital akan terus berevolusi mengikuti kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi. Karena itu, sistem keamanan juga perlu berkembang agar mampu mengenali risiko secara lebih menyeluruh, mulai dari identitas pengguna hingga memastikan perangkat dan jaringan digunakan benar-benar aman. Melalui ID FraudShield, kami ingin bantu masyarakat bertransaksi digital dengan rasa tenang dan perlindungan lebih kuat,” tutup Niki. (Joesvicar Iqbal)
