Ia menegaskan, sanksi FIFA yang diterima Persib tidak berkaitan dengan tunggakan gaji maupun pengabaian hak pemain. Persoalan tersebut murni sengketa kontraktual yang diproses sesuai mekanisme hukum sepak bola internasional.
“Karena itu, penting untuk ditegaskan bahwa perkara ini bukan terkait penunggakan gaji pemain maupun pengabaian hak-hak pemain, melainkan merupakan sengketa kontraktual yang telah melalui proses hukum sesuai mekanisme yang berlaku dalam sepak bola internasional,” papar dia.
Persib tetap menghormati keputusan yang telah berkekuatan hukum dan saat ini tengah menyelesaikan kewajiban yang harus dipenuhi berdasarkan putusan tersebut.
“Sebagai klub yang menjunjung tinggi tata kelola profesional, Persib menghormati setiap keputusan yang telah berkekuatan hukum dan saat ini sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari putusan tersebut,” katanya.
“Setelah kewajiban tersebut dipenuhi dan diverifikasi sesuai prosedur FIFA, status transfer ban akan dicabut dan Persib akan kembali dapat melakukan registrasi pemain sebagaimana mestinya,” lanjutnya.
