Namun, proses audiensi tersebut tidak membuahkan hasil. Pihak kepolisian kemudian berinisiatif untuk memediasi kedua belah pihak di Polsek Metro Menteng.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa situasi awalnya berlangsung kondusif dengan pendampingan petugas. Namun, kondisi berubah ketika sekelompok orang tak dikenal datang dan diduga melakukan intimidasi.
“Awalnya proses audiensi berjalan aman, namun kemudian muncul sekelompok orang yang tidak dikenal dan melakukan intimidasi serta menghalangi jalannya audiensi,” ujar Erlyn.
Situasi pun memanas hingga terjadi percekcokan. Dalam kondisi tersebut, Ronald menjadi sasaran pemukulan oleh kelompok tersebut.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi kemudian melerai dan mengamankan pihak-pihak yang terlibat untuk dibawa ke Polsek Metro Menteng.
Sementara itu, Ronald Sinaga menjelaskan bahwa insiden terjadi saat dirinya mendampingi rekan-rekannya yang menuntut dugaan pengelolaan dana perusahaan senilai Rp9 miliar oleh pihak firma hukum tersebut.
