“Tidak boleh ada jalan berlubang di kota ini. Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk langsung bertindak,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah pun membuka akses pengaduan bagi masyarakat melalui aplikasi LAKSA. Melalui aplikasi tersebut, warga dapat melaporkan kondisi jalan rusak maupun permasalahan lain di lingkungan mereka.
Dirinya menambahkan, apabila laporan masyarakat tidak mendapatkan respons, warga dipersilakan melapor langsung kepadanya supaya dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami dorong semua kepala dinas untuk merespons setiap keluhan masyarakat. Ini sudah menjadi instruksi yang harus dijalankan,” katanya.
Dengan langkah itu, Pemkot Tangerang berharap pembetulan jalan dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan dapat terjamin..(bam)
