Lebih lanjut, Subki mengungkapkan seluruh proses penerimaan murid telah memiliki alur dan prosedur yang harus dipatuhi sehingga tidak boleh ada pihak yang mengintervensi proses seleksi.
Namun, dia tak menampik jika saat ini ada pihak yang menitipkan calon peserta didik. Subki mengakui, sebagai anggota dewan pun pihaknya menerima permintaan semacam itu saat bertemu masyarakat. Namun, ia menegaskan setiap pihak yang datang tetap diarahkan untuk mengikuti mekanisme yang berlaku tanpa perlakuan khusus.
“Ada saja yang nitip. Tapi kita bilang ikuti alurnya saja sesuai peraturan. Saya tidak bisa mengubah apa-apa. Selama prosedurnya tidak dilanggar dan memang memenuhi syarat, silakan ikut prosesnya. Tapi kalau yang tidak lolos tiba-tiba jadi lolos, itu tidak boleh dan itu pelanggaran,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan DPRD menerima laporan maupun permintaan bantuan terkait proses penerimaan murid. Namun, seluruhnya tetap diarahkan agar mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Kalau memang ada aturan yang dilanggar, silakan laporkan,” katanya.

