“Awalnya nggak begitu besar. Semakin lama semakin besar. Sekitar setengah sembilan malam kurang lebih,” kata Jefri.
Jefri yang mengaku rutin menghabiskan waktu malam di kawasan kios burung Pasar Jiung mengatakan dirinya sempat membantu mengevakuasi sejumlah barang berharga milik para pedagang saat api mulai membesar.
Ia bersyukur kios burung tempatnya biasa berkumpul tidak ikut terbakar karena petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penyemprotan di area tersebut.
“Alhamdulillah belum kebakaran kiosnya, nggak nyamber. Karena ketolong sama Damkar, semprot langsung,” ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran terus berupaya menjinakkan api hingga Selasa (2/6/2026) dini hari. Berdasarkan data sementara, sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 111 personel dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan masih dilakukan dan petugas masih mendata jumlah kerugian serta memastikan penyebab pasti kebakaran. Pemerintah setempat bersama instansi terkait juga melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak akibat peristiwa tersebut. (Vinolla)
