“Nah kalau di Kuningan demand-nya sudah ada. Artinya, begitu pengembangan SPAM dilakukan, masyarakat akan langsung memanfaatkan layanan tersebut,” jelasnya.
Huda menegaskan, Komisi V DPR RI akan terus mengawal pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap proyek SPAM Kuningan dapat segera direalisasikan agar manfaatnya dirasakan oleh warga yang selama ini kesulitan memperoleh akses air bersih.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengungkapkan ironi yang dihadapi daerahnya. Meski dikenal sebagai salah satu daerah pemasok air bagi sejumlah wilayah di Jawa Barat hingga Jawa Tengah, masih terdapat kawasan di Kabupaten Kuningan yang mengalami kekeringan setiap tahun.
“Kami memberikan manfaat air ke Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, bahkan Brebes. Tetapi di sisi lain, masih ada wilayah di Kuningan Timur yang mengalami kekeringan,” kata Dian.
Ia menjelaskan, keberadaan Waduk Kuningan yang telah diresmikan pemerintah belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena belum tersedianya jaringan distribusi yang memadai untuk menyalurkan air ke masyarakat.

