Iksarudin menambahkan bahwa kegiatan penghijauan juga sejalan dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menerapkan tata kelola organisasi yang baik (Good Governance) serta mengimplementasikan nilai budaya INTAN yang mendorong setiap pegawai untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan lingkungan yang menjadi bagian penting dalam budaya kerja BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Iksarudin.
Selain memberikan manfaat ekologis, kegiatan Employee Volunteering Go Green juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antarpegawai melalui aktivitas sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Keberadaan pohon dan ruang terbuka hijau diketahui memiliki manfaat penting, mulai dari membantu menyerap karbon dioksida, meningkatkan kualitas udara, menurunkan suhu lingkungan, hingga mendukung keanekaragaman hayati di kawasan perkotaan.
Menutup kegiatan tersebut, Iksarudin menegaskan bahwa upaya konservasi lingkungan memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, dan sektor swasta. Kawasan konservasi seperti Sekolah Sungai Ciliwung dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam.

