“Saat kejadian, M mendatangi kediaman K sambil berteriak dari kejauhan dan langsung melemparkan bom molotov ke arah K yang sedang duduk bermain ponsel,” ujarnya.
Terkait kabar adanya seorang ibu pengendara sepeda motor yang menjadi korban dalam insiden tersebut, Andry menegaskan bahwa ibu tersebut bukanlah target pelemparan dan tidak terkena ledakan bom molotov.
”Bukan salah lempar. Pelaku berniat melempar ke K, tetapi tidak kena. Saat molotov jatuh ke jalan, ibu tersebut kebetulan sedang melintas dengan sepeda motor, lalu terjatuh karena kaget,” terangnya.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka bakar dalam insiden tersebut. Kendaraan milik ibu tersebut hanya mengalami kerusakan minor akibat terjatuh bukan karena dampak langsung dari ledakan botol molotov.
Sebelumnya, aksi pelemparan botol yang diduga bom molotov itu terjadi di Jalan Mandiri II, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada Senin (22/6) pagi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan polisi masih terus memburu para pelaku dan mendalami kasus tersebut. (far)

