Namun teguran tersebut justru memicu adu mulut yang berlangsung sambil kendaraan tetap melaju.
“Pengendara Fortuner merasa tidak senang dan kembali memaki pengendara sepeda motor yang menegurnya. Selanjutnya terjadi cekcok sambil jalan,” jelasnya.
Saat cekcok terjadi, sopir Fortuner menabrak pengendara motor lain. Nah, di tengah situasi yang kemudian memanas, dia lalu diteriaki pengendara lain hingga akhirnya dikejar massa.
“Pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan perusakan,” kata dia.
Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri lokasi awal keributan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi perusakan kendaraan.
“Berkoordinasi dengan Polres Jaksel dan Polsek Tebet terkait dugaan TKP awal perusakan, melakukan penyelidikan terhadap pelaku perusakan, dan mengambil keterangan korban perusakan,” ujar Dhimas.
Sementara itu, pengemudi Fortuner telah dibawa pulang keluarganya dari Polsek Tanah Abang. Meski mobilnya dirusak massa, ES disebut tidak mengajukan laporan polisi. (far)
