IPOL.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan respons terkait viralnya aksi juru parkir (jukir) liar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang mematok tarif hingga Rp100 ribu per kendaraan.
Meski menyatakan tidak mentoleransi pungutan liar (pungli), Rano menilai fenomena ini wajar di Tanah Abang yang merupakan siklus tahunan menjelang hari raya.
“Itu sudah paham-lah kita. Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan. Tapi marilah kita coba pahami, ini kan situasi setahun sekali. Ini macet, setahun sekali tidak apa-apa,” kata Rano dikutip pada Rabu (18/2).
Ia memastikan langkah penertiban tetap berjalan. Pemprov DKI melalui Satpol PP, yang dibantu oleh unsur TNI dan Polri, telah diterjunkan untuk menyisir titik-titik rawan jukir liar.
“Kemudian kita juga ada pamong-pamong, Satpol PP khusus pariwisata juga sudah turun. Tapi artinya marilah kita sambut ini, ini kan awal, baru nih. Ya mudah-mudahan nanti, saya yakin dalam 2-3 hari akan jauh lebih tertib,” ujar Rano.
