MAF yang sudah membawa pisau dari rumah langsung menusuk ulu hati korban. Akibat luka parah tersebut, Gilang ambruk bersimbah darah dan tewas di lokasi kejadian, sementara pelaku langsung melarikan diri.
Usai melakukan aksi penusukan, MAF sempat pulang ke rumah untuk mengemas pakaian dan kabur ke kawasan dekat Istana Bogor, Jawa Barat. Namun, pelariannya berakhir kurang dari 24 jam setelah tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Jatiuwung berhasil meringkusnya. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa MAF dan Gilang baru saling mengenal lewat urusan gadai sepeda motor.
“Uang hasil gadai dipakai pelaku untuk membantu biaya pengobatan adiknya yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Untuk urusan itu sebenarnya sudah selesai dan tidak ada kaitannya dengan kejadian ini,” jelas Dimas. Saat ini, MAF telah mendekam di sel tahanan Mapolres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait motif pembunuhan tersebut. (bam)

