IPOL.ID-Komitmen JAPFA untuk mencari bibit pecatur junior terbukti dengan prestasi yang diraih dari pecatur binaannya, Taufik devasya Eda dari Gorontalo.
Pecatur muda dari Indonesia Timur ini merupakan salah satu pecatur binaan JAPFA yang dilatih intensif sejak tahun 2018. Taufik awal ditemukan JAPFA hanyalah seorang anak sekolah dasar yang suka bermain catur.
“Taufik ini kita latih dari tidak tahu catur hingga mampu menjadi pecatur junior seperti sekarang. Kita sudah latih sejak tahun 2018. Dari jaman masih kelas 5 SD sampai sekarang sudah hampir lulus SMA,” ujar Rachmat Indrajaya, Corporate Affair Director JAPFA. “JAPFA terus melakukan pembinaan pecatur di berbagai daerah sesuai dengan program JAPFA for Kids,” imbuhnya.

Seleksi yang dilakukan oleh JAPFA berlangsung secara bertahap melalui program selama 6 bulan. Seleksi diawali dengan mencari siswa-siswa sekolah dasar di area program JAPFA For Kids yang memiliki ketertarikan bermain catur. Kemudian dilakukan seleksi awal tertulis untuk melihat kemampuan dasarnya. Setelah seleksi pengetahuan dasar, siswa yang lolos akan diseleksi melalui catur simultan oleh Tim JAPFA Chess Club.

