Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengatakan aktivitas seismik masih terus berlangsung di sepanjang tiga patahan geologi utama.
“Sejak pukul 18.03 waktu setempat pada tanggal 24 Juni hingga saat ini, kami telah mencatat total 302 peristiwa seismik. Selain dua gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,2 dan Magnitudo 7,5 tersebut, terdapat 300 peristiwa seismik lainnya, yang merupakan gempa susulan,” katanya, dilansir RIA Novosti, Sabtu (27/6).
Gempa susulan terbaru berkekuatan Magnitudo 4,9 kembali dirasakan pada Jumat (26/6) sore di Caracas dan Maracay. Hingga kini belum ada laporan korban baru akibat guncangan tersebut.
Dilaporkan AFP, sedikitnya 19 WNA dipastikan tewas, terdiri atas sembilan warga Portugal, lima warga Spanyol, dua warga Brasil, dua warga China, dan satu warga Italia-Venezuela.
Pemerintah Portugal dan Spanyol juga melaporkan masih ada 56 warga Portugal serta 133 warga Spanyol yang belum berhasil ditemukan.
PBB memperingatkan jumlah korban tewas berpotensi meningkat seiring masih banyaknya orang yang belum ditemukan.

