Selain meninjau gudang logistik, Singgih juga memberikan apresiasi terhadap program Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dikembangkan Kementerian Sosial.
Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan masyarakat di daerah rawan bencana.
Legislator Partai Golongan Karya menjelaskan, bahwa dalam berbagai peristiwa bencana akses menuju lokasi terdampak sering kali terhambat akibat putusnya jalan dan infrastruktur. Dalam kondisi tersebut, keberadaan Kampung Siaga Bencana menjadi solusi penting karena masyarakat telah memiliki kesiapan dan sumber daya awal untuk melakukan penanganan darurat secara mandiri.
“Program Kampung Siaga Bencana sangat baik. Ketika terjadi gempa atau bencana besar lainnya sering kali akses menuju lokasi terputus. Dengan adanya KSB, masyarakat memiliki kesiapan awal sehingga penanganan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan yang datang dari luar daerah,” Katanya.
Terkait pengembangan KSB, Singgih mengungkapkan bahwa program tersebut saat ini telah berjalan di sejumlah wilayah rawan bencana, khususnya di Sumatera seperti Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ke depan, Komisi VIII DPR RI mendorong perluasan program tersebut ke berbagai daerah lain yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

