Sebanyak 15 pohon berbuah ditanam di area kebun dan halaman Jakarta Islamic Center. Penanaman pohon produktif tersebut diharapkan dapat mendukung fungsi kawasan sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai ekologis dan manfaat ekonomi pada masa mendatang.
Rita menjelaskan pohon berbuah memiliki fungsi ganda karena selain memperkuat tutupan hijau, juga membantu menyerap karbon, meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan air tanah, serta menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Menurut Rita, keberadaan vegetasi produktif menjadi salah satu solusi sederhana untuk mendukung ketahanan lingkungan di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim. “Setiap pohon yang ditanam memiliki manfaat besar dalam menjaga keseimbangan alam, mengurangi dampak pemanasan global, dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi generasi mendatang,” kata Rita.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni menjadi momentum global untuk mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan. Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui United Nations Environment Programme (UNEP) secara konsisten mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat upaya perlindungan ekosistem melalui berbagai kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan pengurangan emisi karbon. Upaya penanaman pohon juga sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai salah satu prioritas utama dunia.
