“Jangan sampai kemudian trotoarnya digunakan parkir untuk ojol,” katanya.
Selain itu, Pramono memastikan bakal melakukan penertiban parkir yang lebih komprehensif. Penataan tersebut tidak hanya menyasar parkir ojol, tetapi juga mencakup sistem valet, parkir gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga area publik lainnya. “Pengaturan-pengaturan seperti itulah yang harus dilakukan,” bebernya.
Lebih lanjut, Pramono menilai penertiban harus dilakukan secara tegas namun tetap humanis.”Saya menyampaikan kepada seluruh jajaran, tegas tapi tidak boleh berlebihan,” katanya.
Menurut Pramono, hasil penertiban parkir yang telah dilakukan di sejumlah kawasan mulai menunjukkan dampak positif. Salah satunya di kawasan Blok M yang kini dinilai lebih tertata dibanding sebelumnya.
“Setelah ditertibkan rupanya sekarang menjadi lebih baik. Dan itu juga akan kami lakukan di tempat-tempat lain,” tandasnya.(Sofian)

