Kemudian dari Laos ada Phouphet Keovilay yang bukukan poin terbanyak dengan koleksi 15 poin, 7 rebound, dan 1 asis.
Pelatih Timnas Basket U18 Putra, Ismael mengatakan belum bisa merasa tenang meski anak asuhnya menang di pertandingan pertama. Ini karena ada beberapa hal teknis yang perlu pembenahan.
“Ada beberapa hal teknis seperti 3 point field goal, helpside defensive rebounds, details instruksi yg masih belum disiplin dijalankan, dan juga ada beberapa pemain belum mendapatkan feel atau touchnya di game pertama tadi,” jelas Ismael.
Pembenahan harus dilakukan karena di pertandingan selanjutnya, Indonesia akan hadapi Malaysia. Malaysia yang akan menjadi lawan selanjutnya bukan tim mudah dikalahkan. Duel ini akan berlangsung Jumat (12/6), pukul 13.00 WIB.
“Malaysia punya defense yang variatif dan beberapa pemain besar yang bermain dari outside juga di offensenya,” jelas Coach Ismael.
Melihat waktu recovery yang pendek, membuat Coach Ismael harus mampu menjaga kondisi pemain tetap fit. Sebaliknya Malaysia mendapatkan waktu off day sehari sebelum duel lawan Indonesia.
