Forum juga menyetujui 48 proyek yang akan didanai pada 2026 – 2027 dan menetapkan pembahasan khusus mengenai dampak AI terhadap jurnalisme sebagai agenda penting dalam Sidang Dewan IPDC mendatang.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, yang menghadiri pertemuan tersebut menegaskan bahwa perkembangan AI harus menjadi peluang untuk memperkuat kualitas media dan demokrasi, bukan justru melemahkannya.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini telah mengubah secara fundamental cara masyarakat memproduksi, mengonsumsi, dan mempercayai informasi. Karena itu, diperlukan kolaborasi global untuk memastikan transformasi digital berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kualitas informasi publik.
Dalam dua tahun terakhir, IPDC telah mendukung 41 proyek dan lima inisiatif di 69 negara yang berfokus pada penguatan sektor media dan komunikasi. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi media saat ini merupakan persoalan global yang membutuhkan solusi bersama.

