Begitu memasuki kuarter ketiga, Indonesia menambah 15 poin sementara Malaysia mampu produksi 20 angka. Situasi ini membuat Malaysia berbalik unggul dengan kedudukan 56-53.
Malaysia menjaga keunggulan ini sampai kuarter akhir. Ini setelah mereka sukses menambah 25 poin sementara Indonesia produksi 17 angka. Dominasi Malaysia di kuarter ini membuat mereka memenangi pertandingan dengan kedudukan 81-70.
“Konsistensi bermain secara tim belum terjaga dengan baik dan beberapa adjustment tidak dilakukan dengan disiplin,” ujar Pelatih Timnas Basket U18 Putra, Ismael, terkait penyebab kekalahan di pertandingan ini.
“Ada beberapa pemain yang tidak sesuai dengan ekspektasi kami dan juga konsistensi dalam hal offense dan defense,” lanjutnya.
Namun demikian, masih ada yang bisa dibanggakan dari perjuangan pera pemain di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Ini karena ada delapan pemain di tim ini yang masih berusia di bawah 18 tahun.
Dari delapan pemain ini, lima di antaranya masih berusia 17 tahun. Mereka adalah Bryan Jonathan, Fathy Muhammad Zhafif, Sean Jason Nathan, Steven Sebastian, dan Chimaobi Nzekwue.
