Meski demikian, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
Kasus ini terungkap setelah seorang warga melaporkan penemuan jasad korban kepada pelapor berinisial MIA. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telentang di atas tempat tidur dengan luka lebam di bagian kepala serta pendarahan pada telinga.
Kecurigaan warga semakin menguat setelah tersangka memberikan keterangan yang dinilai tidak konsisten, termasuk terkait hilangnya sepeda motor milik korban. Saat dilakukan pemeriksaan, garasi rumah justru dalam kondisi terkunci sehingga memunculkan dugaan adanya rekayasa.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti.
Dalam penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban yang berlumuran darah, seprei, potongan kayu, pisau, kabel WiFi, rekaman CCTV yang tersimpan dalam flashdisk, dokumen pribadi, serta telepon genggam milik tersangka.

