Selain menyoroti kebutuhan JPO, politisi Gerindra yang dikenal sebagai loyalis Presiden Prabowo Subianto itu juga meminta Dinas Bina Marga tetap memperhatikan kondisi jalan lingkungan, termasuk ruas jalan yang belum beraspal.
Menurutnya, aspirasi masyarakat yang diterimanya saat reses tidak hanya terkait jalan utama, tetapi juga jalan-jalan lingkungan yang masih membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur.”Jalan-jalan yang belum beraspal juga harus diperhatikan,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, Jamilah turut menyoroti persoalan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengaku banyak menerima keluhan masyarakat terkait mekanisme pemilahan sampah yang dinilai sulit diterapkan di kawasan permukiman padat penduduk.
Hal itu disebabkan, penyediaan tong sampah terpisah untuk setiap rumah tangga tidak selalu memungkinkan karena keterbatasan ruang yang dimiliki warga.
“Kalau dengan tong sampah satu rumah empat, kayaknya tidak mungkin untuk lingkungan yang padat,” bebernya.
Sebagai alternatif, Jamilah mengusulkan agar Pemprov DKI memperbanyak pembangunan lubang biopori di lingkungan permukiman. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat membantu pengelolaan sampah organik rumah tangga sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan.

