“Menanam pohon adalah bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Seluruh inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan terkait secara sustainable,” ujar Rivan.

Pada program yang dijalankan di Travoy Rest KM 792A, dilakukan penanaman 200 pohon pule di kawasan Rest Area Travoy KM 792A. Pohon pule dipilih karena memiliki kemampuan penyerapan karbon dan produksi oksigen yang baik, menghasilkan guguran daun yang relatif minim sehingga lebih mudah dalam pemeliharaan, serta memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam. Aksi ini merupakan bagian dari program penanaman lebih dari 7.000 pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 di berbagai ruas jalan tol dan rest area Jasa Marga Group, sekaligus menandai integrasi antara penghijauan koridor jalan tol dan penataan fasilitas pelayanan.
“Program penghijauan yang dilakukan memiliki manfaat yang terukur di antaranya menghasilkan manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas udara, penambahan ruang terbuka hijau, peningkatan daya resap air, serta mampu memberikan pengukuran dampak lingkungan yang lebih akurat sebagai bukti nyata dari implementasi ESG Perseroan,” tambah Rivan.

