“Akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern. Kami mengoperasikan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi. Data hasil pemindaian tersebut langsung diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan penanganan taktis oleh tim di lapangan,” tambah Rivan.

Seluruh pekerjaan preservasi dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas. Oleh karena itu, mayoritas kegiatan preservasi dijadwalkan pada malam hingga dini hari saat volume kendaraan relatif lebih rendah.
Jasa Marga secara rutin memperbarui jadwal serta lokasi pekerjaan preservasi secara real-time melalui aplikasi Travoy dan akun media sosial resmi Jasa Marga Group. Selain itu, Jasa Marga juga menyediakan informasi pekerjaan preservasi melalui layanan One Call Center 133. Informasi ini memungkinkan pengguna jalan memperoleh pembaruan kondisi lalu lintas terkini serta menentukan rute alternatif yang lebih optimal untuk menghindari potensi kepadatan selama pekerjaan preservasi berlangsung.

