“Di set satu, saya awal masuk lebih meningkatkan fokusnya main nothing to lose. Sudah masuk ke lapangan lebih fokus dan alhamdulillah bisa main enjoy. Di set dua, saya bertemu dengan lawan berbeda tapi saya lebih fokus menerapkan cara permainan yang kurang lebih sama,” kata Mayla selepas pertandingan.
“Mungkin tadi lebih dari ke fokus, berani dan mencoba konsisten saja dari sayanya. Dan lebih yakin walau set satu dan set dua berbeda pasangan. Mereka juga kan ganti pemain putranya jadi pola-polanya berubah tapi bersyukur bisa mengatasinya,” ucap Atresia yang turun bersama Edsel di set pertama dan Moses di set kedua.
Bagi Manajer Tim Eskar Denatara, kemenangan ini pastinya sangat penting untuk memuluskan langkah ke perempatfinal.
“Pertama, kami bersyukur bahwa anak-anak bisa bermain dengan baik. Saya kira kemenangan ini sangat penting untuk menjadi modal secara psikis tentunya. Karena selalu tidak mudah, partai pertama, apalagi melawan Korea,” sahut Eskar.
“Dan kalau kita lihat tadi secara overall, anak-anak mampu mengeluarkan semua performa terbaik. Beberapa masih ada yang canggung di awal tetapi kemudian saat pertandingan sudah berjalan, mereka mampu mengatasi kecanggungan itu,” lanjutnya.

