Kendati demikian, ia mengapresiasi langkah kreatif yang dilakukan jajaran komando di daerah untuk memastikan fungsi pembinaan teritorial tetap berjalan.
Menurutnya, sejumlah personel tetap menjalankan tugas-tugas Babinsa melalui surat perintah dari komandan meskipun belum memiliki penugasan definitif.
“Alhamdulillah ini ada kreativitas dari komandan bagaimana agar tetap fungsi-fungsi Babinsa itu bisa dilakukan dengan cara berupa surat perintah dari komandan untuk melakukan fungsi Babinsa,” tuturnya.
Namun, kondisi tersebut menimbulkan persoalan lain karena personel yang bertugas berdasarkan surat perintah belum memperoleh dukungan operasional yang memadai. Akibatnya, pelaksanaan tugas di lapangan sering kali tidak didukung anggaran sebagaimana Babinsa yang telah memiliki surat keputusan resmi.
“Persoalannya adalah bahwa itu bisa dilakukan, mereka bisa bekerja, tetapi dukungan operasional tidak ada. Tidak ada anggaran kira-kira. Yang terpenuhi anggarannya tadi baru sekitar 330, jadi masih kurang 130,” kata legislator Fraksi PKB tersebut

